Sampai saat ini masih sering terjadi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh para pengguna sepeda motor yang tidak semestinya dilakukan. Kesalahan-kesalahan tersebut biasanya terjadi karena pengguna sepeda motor tidak punya pengetahuan yang cukup mengenai sepeda motor yang dimiliknya.
Hal ini bisa menyebabkan kerugian bahkan berakibat fatal bagi penggunanya maupun bagi kondisi sepeda motornya.Kesalahan-kesalahan tersebut dapat dikelompokkan menjadi beberapa segi yaitu dari segi pemakaian, perawatan dan pemenuhan selera penggunanya.
Berikut ini adalah kesalahan-kesalahan yang sering terjadi atau dilakukan serta saran-saran yang dianjurkan diantaranya:
1.Penambahan aditif pada oli.
Sebenarnya hal ini tidak perlu dilakukan apabila oli yang digunakan sudah sesuai syarat yang harus dipenuhi oleh produsen kendaraan tersebut. Menambah aditif berarti juga akan menambah biaya yang tidak perlu, justeru hal ini akan menyebabkan slip pada plat-plat gesek kopling.Daripada menambah aditif lebih baik memilih oli yang berkualitas bagus untuk kesehatan sepeda motor.
2.Harus memakai bensin premix.
Sebenarnya bensin premix bermanfaat untuk meminimalisir kemungkinan gejala kocking (ngelitik).Karenanya jangan terlalu berharap banyak bahwa tenaga mesin motor menjadi lebih handal atau konsumsi bensinnya akan menjadi sangat irit memakai bensin premix. Dengan alasan ekonomis, pemakaian bensin premix justru tidak dianjurkan.
3.Menyetel putaran stasioner yang sangat rendah.
Mesin-mesin sepeda motor terutama sepeda motor keluaran baru didesain dengan putaran mesin yang tinggi dan putaran stasionernya harus disetel di sekitar 1.400 rpm. Jika putaran stasioner terlalu rendah dapat menimbulkan kerusakan mesin.Hal ini disebabkan karena putarannya berada di bawah ambang batas putaran stasioner yang sudah ditentukan sehingga pompa oli belum dapat berfungsi dengan baik. Alhasil putarannya tidak menghasilkan pelumasan yang sempurna dan tentu saja ini berbahaya bagi kesehatan mesin.
4.Melepas saringan udara dengan tujuan supaya tenaga mesin akan bertambah.
Saringan udara berfungsi untuk menyaring debu.Melepas saringan udara menyebabkan udara yang banyak mengandung debu tidak bisa tersaring sebelum masuk ke karburator dan mesin. Alhasil debu yang bersifat ampelas akan mengakibatkan gesekan yang tidak semestinya terjadi sehingga mesin cepat aus.
5.Memodifikasi knalpot dengan pipa potongan.
Dengan melakukan ini suara knalpot memang menjadi unik,lain dari yang lain dan menarik perhatian orang, tetapi hal ini menyebabkan tenaga mesin menjadi berkurang bahkan turun drastis. Supaya tenaga mesin menjadi maksimal sebaiknya jangan merubah knalpot secara sembarangan. Dampaknya bisa bermacam-macam dan biasanya antara lain efisiensi mesin akan turun ,tenaga mesin menjadi berkurang dan pemakaian bensin menjadi boros.
6.Menukar knalpot mesin empat tak dengan sepeda motor dua tak atau sebaliknya.
Mesin empat tak dan mesin dua tak masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda sama sekali,desain knalpot untuk jenis mesin tersebut juga memiliki ciri khas masing-masing. Menukar knalpot kedua jenis mesin ini akan mengakibatkan turunnya kekuatan mesin secara signifikan karena tidak cocok dengan karakteristik mesin.
7.Pemasangan shock absorber belakang dengan posisi lebih tidur.
Untuk jenis motor balap hal ini memang akan menambah kestabilan baik roadrace maupun motocross.Akan tetapi pemasangan shock absorber dengan posisi seperti itu akan menyebabkan shock absorber menderita gaya yang cukup besar.Disamping itu, rantai roda akan cepat kendor dan pivot garpu belakang akan cepat aus.
8.Mempreteli bodi motor.
Mempreteli bodi motor sering dilakukan oleh anak-anak muda dengan tujuan supaya lebih bergaya dan keren.Tetapi anggapan ini sebenarnya kurang pas.Jika ini dilakukan tentunya akan menyebabkan hilangnya beberapa aspek keamanan, kenyamanan, dan nilai estetis atau keindahan dari sepeda motor itu sendiri. Misalnya jika kaca spion dilepas maka faktor keamanan akan berkurang,jika spakbor dilepas maka air di jalanan akan menciprat ke badan,jika tangki bensin atau tutup samping dilepas maka nilai keindahan atau estetika motor akan hilang.
