Cara Mengatasi Oli Mobil Yang Boros

Hal penting yang tidak boleh diabaikan oleh pengendara sebelum mengoperasikan mobilnya adalah melakukan pemeriksaan oli mesin.Ini penting dilakukan karena jika ternyata konsumsi oli meningkat,itu adalah salah satu tolok ukur untuk mengetahui gejals kerusakan pada mesin.

Jika Anda termasuk orang yang peka dalam mengukur jumlah kebutuhan oli mesin, maka gejala kerusakan yang mungkin dialami oleh kendaraan Anda dapat segera diketahui. Sebenarnya kondisi oli bisa diketahui hanya dengan menarik tongkat kecil pengukur oli.Jika posisi oli berada di tanda L atau  bahkan tidak terlihat  berarti Anda harus segera menambahkan oli sampai batas maksimal jumlah oli yang diperlukan ditandai dengan huruf F.

Jika penambahan oli mesin yang diperlukan relatif sedikit dan dalam jangka waktu yang cukup lama itu masih wajar tapi jika sampai sekitar 1 liter sebulan atau bahkan lebih maka Anda  patut curiga. Konsumsi oli yang meningkat secara drastis bisa merupakan suatu gejala atau pertanda terjadinya kerusakan pada mesin mobil Anda.

Bagian luar mesin adalah lokasi rawan yang paling mudah Anda periksa. Pada bagian ini Anda bisa memeriksa lubang pembuangan udara yang mungkin kurang kencang, gasket yang sudah rusak, atau sumbat penutup blok mesin  yang sudah melemah. Jika dibiarkan ketiga hal ini bisa menimbulkan kebocoran oli atau  oli menetes secara terus-menerus..Untuk mennyelidiki asal sumber oli yang menetes bisa dilakukan dengan cara menggelar selembar kertas koran di kolong mesin selama semalaman. Setelah Anda mengetahui sumber tetesan oli tersebut baru Anda dapat mengetahui pula letak sumber kebocoran yang harus segera diperbaiki.

Jika hal-hal yang telah diuraikan di atas tidak ditemui tetapi oli tetap boros maka perlu dicari lagi akar permasalahannya,bisa jadi pada pemakaian jenis oli yang kurang bagus dan sesuai misalnya oli yang encer. Jenis oli yang encer memang lebih mudah mengalir dibanding jenis oli yang kekentalannya cukup sehingga membuat cairan oli mudah keluar pada saat menyentuh gasket atau celah-celah lainnya.
readmore »»  

Cara Merawat Mobil Baru

Mobil baru biasanya membutuhkan perawatan yang lebih cermat dan lebih hati-hati daripada mobil lama. Bisa membeli dan memiliki mobil baru tentu senang sekali rasanya . Tapi ingat jangan karena Anda terlampau senang, Anda jadi terlena dan melupakan masalah perawatannya.Meskipun mobil baru tidak perlu perawatan yang terlalu sering seperti mobil lama,akan tetapi alangkah baiknya jika Anda mengetahui hal-hal apa saja supaya mobil baru Anda menjadi awet dan terawat.

Penggantian oli yang teratur dan terjadwal sangat penting artinya bagi kondisi mesin selanjutnya. Biasanya penggantian oli pertama lebih cepat daripada penggantian berikutnya. Untuk melakukan penggantian oli disarankan mengikuti aturan baku yang ada di standar oli tersebut dan yang terpenting dan perlu diperhatikan lagi jangan sampai terlambat mengganti oli karena bisa berakibat fatal bagi kondisi mesin.Biasanya masing-masing merek oli memiliki standar penggantian yang berbeda-beda.

Untuk pemakaian bahan bakar yang perlu diperhatikan yaitu jangan pernah menggunakan bahan bakar sembarangan.Bahan bakar yang kualitasnya jelek dapat merusak mesin,untuk itu pastikan bahan bakar yang Anda gunakan murni tanpa ada campuran zat lain yang kualitasnya kurang bagus. Belilah bahan bakar yang murni dan tanpa campuran apapun usahakan beli di pompa bensin yang resmi jangan beli di tempat eceran kecuali kalau terpaksa karena kehabisan bensin di jalan yang jauh dari pompa bensin.

Lalu yang perlu diperhatikan lagi adalah air radiator, sebaiknya radiator diisi dengan air yang benar-benar terjaga kebersihannya misalnya air mineral dalam kemasan. Jangan pernah mengisi radiator dengan air sungai yang kotor bahkan menggunakan air sumur atau pompa air juga masih kurang bagus karena kadang-kadang air tersebut masih mengandung endapan kotoran.Jika menggunakan air yang kotor maka kotoran  akan mengendap dan menyumbat saluran-saluran pendingin sehingga pendinginan menjadi kurang maksimal akibatnya mesin jadi cepat panas.

Luangkan waktu untuk membaca buku petunjuk pengoperasian mobil supaya Anda lebih memahami tentang mobil baru Anda.Yang tak kalah pentingnya yaitu tentang cara mengemudikan kendaraan yang benar,mobil baru pengoperasiannya  harus dengan kecepatan yang teratur.Mengemudikan mobil baru juga harus memperhatikan keterampilan dan ketepatan serta kehati-hatian mengemudi pada saat kondisi mobil masih baru karena akan berpengaruh terhadap kondisi mobil selanjutnya.
readmore »»  

Cara Mengatasi Gangguan pada sistem Pengapian

Indikasi gangguan pada sistem pengapian mesin mobil diawali dengan mesin mbrebet dan sulit hidup.Untuk mengatasinya biasanya dilakukan pemeriksaan pada tutup distributor atau penggantian beberapa komponen pengapian seperti busi(spark plugs),kabel-kabel tegangan tinggi ,koil dan kondensor.

Tutup distributor dapat mengalami keretakan,ada kerak atau embun yang bisa menimbulkan hubungan pendek ke bodi mobil.Terminal di tutup distributor bisa hangus terbakar,dan pada lubang kabel busi terdapat kotoran.Masalah-masalah ini dapat menimbulkan gangguan pada sistem pengapian.

Tipe dan jarak elekroda busi yang digunakan harus diperiksa secara berkala.Efek penggunaan busi yang tidak tepat akanmenimbulkan panas yang berlebihan yang membuat pelumas naik.Selain itu elektroda busi akan rusak atau isolatornya pecah.Penggantian busi biasanya dilakukan setelah mobil menempuh jarak 10.000-15.000 km.Pemasangannya perlu hati-hati jangan terlalu kencang agar rumah busi tidak dol atau rusak.Gunakan tangan untuk memutarnya masuk baru kemudian memakai kunci untuk mengencangkannya.

Platina atau pemutus arus yang merupakan bagian penting dalam rangkaian sistem pengapian bisa menimbulkan masalah,misalnya karena perubahan jarak celah platina.Jarak platina yang mengecil karena pengapuran mengakibatkan pengapian terjadi lebih dini.Pemeriksaan platina harus dilakukan dengan rutin dan pengukuran celah platina yang benar dengan menggunakan Dwell Angel-Meter.

Setelah melakukan pengecekan atau penggantian busi dan platina biasanya diikuti dengan pengecekan atau penggantian kondensor dan koil serta pengecekan kabel-kabel tegangan tinggi.
readmore »»