Cara Mengetahui Kondisi Mesin Lewat Busi

Sebagai piranti pemercik api,busi memegang peranan yang sangat penting menghidupkan mesin motor.Oleh karena itu benda kecil yang satu ini perlu mendapat perhatian lebih.Busi juga memiliki peranan penting dalam proses pembakaran untuk menghasilkan tenaga mesin.

Busi termasuk komponen komponen pemercik api pada kendaraan bermotor yang bisa berfungsi pula sebagai detektor.Sekecil apapun gangguan yang terjadi pada busi harus diperhatikan dan tidak boleh disepelekan,karena busi jelas memiliki peranan penting sebagai kunci pembuka perjalanan Anda.Busi yang bagus bisa bekerja dalam suhu 4000 derajat celcius dan dalam tekanan 100 bar.

Dengan melihat warna ujung melihat warna ujung elektroda  busi,kondisi mesin kendaraan bermotor bisa terdeteksi.Misalnya jika ujung insulator  dan elektroda busi berwarna abu-abu terang coklat kemerahan berarti kondisi mesin normal.Penyetelan mesin,waktu pengapian dan tipe busi dalam keadaan prima dan sesuai dengan standar pabrik.

Jika ujung insulator,elektroda dan busi tertutup jelaga atau kotoran akibat pembakaran yang berwarna hitam serta sisa pembakaran yang halus dan kering,itu menandakan mekanisme cuk atau penyalaan kendaraan dalam keadaan dingin harus diperiksa.

Contoh kasus lain misalnya jika ujung insulator kuning agak kecoklatan muda dan mungkin muncul warna hijau tua,hal ini biasanya menunjukan kemungkinan bensin atau oli yang tercemar air atau bahan untuk meningkatkan performa mesinkendaraan atau zat aditif yang kurang cocok.Akibatnya mesin jadi loyo,akselerasinya menjadi lamban dan tersendat-sendat atau bahkan knalpot buangan menjadi meledak-ledak.seperti bunyi petasan.