Cara Mempersiapkan Mobil Pada Saat Musim Hujan

Untuk menghadapi musim hujan ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pemilik mobil yang akan mengemudikan kendaraannya,antara lain:

1.Kondisi karet penghapus kaca(wriper)

Karet penghapus kaca yang tidak berfungsi dengan baik tentu akan sangat merepotkan pengemudi pada musim hujan.Perhatikan sisi dalam karet yang bersinggungan dengan kaca ,bila kelihatan mengkilat berarti harus segera diganti dengan yang baru.Salah satu cara yang bisa membantu adalah dengan melepas karet tersebut dan sisi dalam karet diasahkan pada ban mobil.Hasilnya tentu akan lebih baik daripada sebelumnya.

2.Sistem Kelistrikan

Bagian-bagian yang rawan terhadap air adalah sistem kelistrikan,khususnya pada distributor,koil dan kabel busi.Tegangan yang bisa dihasilkan dari sistem kelistrikan ini mencapai 20.000 volt.Diantara komponen-komponen itu yang paling rawan adalah distributor.Air yang dihasilkan dari pengembunan yang terjadi pada tutup distributor akan menyebabkan pembagian arus listrik ke setiap  silinder menjadi kacau.Perhatikan karet yang berbentuk lingkaran diantara tutup distributor dengan distributor itu sendiri apakah masih dalam kondisi bagus.Bila karet itu sudah menjadi kaku sebaiknya cepat diganti dengan yang baru.

Pada mobil keluaran baru sudah banyak yang menggunakan CDI sehingga lebih aman untuk menghadapi musim hujan.Karet yang ada pada CDI tidak cepat rusak karena tidak sering dibuka tutup distributornya untuk membersihkan atau menyetel platina.Meski demikian kita tetap harus lebih berhati-hati dengan mobil-mobil tersebut karena letak distributor posisinya sama atau lebih tinggi dari karburator.Pada mesin lama ,mobil sering kali ngadat atau mogok lebih banyak disebabkan oleh hubungan pendek(korsluiting).Sebaliknya  pada mobil baru,mogok disebabkan karena water hammer.Water hammer akan menyebabkan kerusakan pada sistem ruang bakar,dan lebih fatalnya lagi akan berlanjut pada terjadinya klep bengkok,piston berlubang,bahkan penekan klep(arm)patah.

3.Ketinggian air

Ketinggian air yang bisa dilewati sebaiknya tidak boleh melebihi tinggi ban mobil,karena rata-rata letak distributor sama tingginya dengan ban mobil.Lain halnya dengan mobil keluaran tahun 85-an ke atas yang letak distributor,koil dan busi terletak lebih tinggi dari ban bahkan lebih tinggi dari tutup radiator.Mobil akan terus melaju  kecuali jika air sudah tersedot ke ruang bakar.

Apabila mobil mogok di daerah banjir,sebaiknya jangan terus menghasut mesin mobil karena akan mengakibatkan arus aki segera kosong.Jika hal ini dilakukan justeru akan semakin memperburuk keadaan.Hal yang perlu dilakukan adalah mengusahakan agar mobil di dorong ke tempat yang lebih tinggi.

Gunakan tissue,sapu tangan,atau kertas koran untuk mengeringkan daerah sekitar mesin.Bukalah distributor dan keringkan apabila ada air di dalamnya .Bila setelah dihasut belum juga bisa hidup,gunakanlah korek api untuk memanaskan bagian dalam distributor tersebut.Dengan cara ini diharapkan tutup distributor akan kering.Pada tutup distributor terdapat beberapa titik untuk membagi arus  tegangan tinggi ke busi.Air yang ada didalamnya akan mengakibatkan pembagian arus ke masing-masing busi menjadi kacau.

Selain itu perlu diingat,setelah keluar dari kubangan air janganlah langsung tancap gas karena air yang masuk ke dalam tromol rem dapat membuat rem tidak bekerja optimal.Gunakan porsneling satu,injak gas bersamaan dengan menginjak rem.Jalankan beberapa saat sampai rem kembali berfungsi dengan normal.

Pada musim hujan tentu mobil akan kotor,karena itu cucilah mobil sesegera mungkin.Setelah bersih bukalah semua pintu dan mobil dan jemurlah di panas matahari sampai semua air yang tersisa pada mobil menguap.Sisa-sisa air yang tidak kering,apalagi yang mengandung garam sangat berbahaya bagi bodi mobil karena plat mobil mudah berkarat.

Bersihkanlah daerah-daerah sekitar ban,sebab disana terdapat kotoran yang masih menyelip.Pastikan semua bagian mobil bebas dari pasir-pasir halus yang tersembunyi di sela-sela plat bodi mobil.Bila hal ini dibiarkan begitu saja maka kotoran,lumpur dan tanah akan terus menempel dan pada akhirnya akan membuat bodi mobil berkarat dan keropos.
readmore »»  

Cara Mengganti Sokbreker

Sokbreker atau peredam kejut adalah adalah bagian yang sangat penting pada mobil Anda,karena berhubungan dengan kenyamanan mobil Anda saat dikendarai.Jika peredam kejut sudah kurang optimal dan terasa kaku atau kurang enak berarti sudah saatnya diganti.Anda tidak perlu khawatir karena sebenarnya Anda bisa menggantinya sendiri meskipun letaknya agak ribet dibawah kolong.

Untuk melakukan  penggantian sokbreker,Anda cuma membutuhkan peralatan lengkap seperti dongkrak yang dilengkapi jack-stand,kunci roda dan kunci pas atau ring yang berukuran 17 milimeter.Jika semua peralatan sudah siap berikut ini cara simpel untuk mengganti sokbreker mobil Anda.

Pertama-tama semprotkan cairan penetran pada mur sokbreker.Tunggulah beberapa saat sampai meresap.Bukalah mur pengikat sokbreker yang terdapat di bagian atas dengan menggunakan kunci ring/pas ukuran 17mm.Copot mur pengikat sokbreker yang terdapat di bagian bawah dengan menggunakan kunci ring/yang sama.

Setelah kedua mur terlepas,cabutlah sisi sokbreker sebelah dalam sampai keluar.Untuk melakukan hal itu,gunakanlah obeng minus atau ujung kunci roda.Tarik sokbreker keluar,jika terasa berat bisa sambil digoyang-goyangkan atau diseret kemudian lepaskan.

Setelah itu bersihkan dudukan sokbreker tersebut dengan cara disemprot menggunakan cairan penetran,lalu pasanglah sokbreker yang baru dengan cara berlawanan dari cara membukanya.
readmore »»  

Cara Menghemat Bensin

Sampai saat ini harga BBM sudah jauh berubah dibandingkan beberapa tahun yang lalu.Harga bahan bakar ini terus mengalami kenaikan dengan angka yang cukup tinggi,padahal kebutuhan kita tetap saja cukup banyak.Untuk menyiasatinya kita bisa menerapkan trik tersendiri atau terus berupaya untuk melakukan penghematan pemakaian BBM dalam aktifitas sehari-hari.

Saat ini mobil atau sepeda motor proses pembuatannya makin presisi dan materialnya juga semakin bagus.Dalam hal ini kita tidak perlu memanaskan mesin di pagi hari terlalu lama apalagi sampai menggeber-geber gas,cukup 2 sampai 3 menit saja sudah lebih dari cukup.Terlalu lama memanaskan mesin hanya akan memboroskan bensin dan menyebarkan polusi.Begitu juga ketika kita akan mematikan mesin sebaiknya langsung dimatikan saja,tidak perlu gasnya digeber dulu baru dimatikan.

Waktu bepergian ke kantor atau sekolah bisa diatur waktunya sedemikian rupa dan benar-benar terencana sehingga kita tidak tergesa-gesa.Waktu bepergian yang terlalu mepet seringkali membuat kita cenderung tancap gas yang bisa berakibat selain bensin yang digunakan menjadi boros tapi juga rawan kecelakaan.Sebaiknya jalankan saja kendaraan Anda pada kecepatan standar antara 40-50 km/jam.

Untuk pengguna motor,bisa mematikan mesin saat berhenti di lintasan kereta api saat menunggu kereta lewat atau saat menunggu lampu merah yang menyala terlalu lama.Kini sepeda motor sudah dilengkapi dengan electric starter yang akan memudahkan kita untuk menghidupkan mesin kembali setelah dimatikan saat menunggu kereta atau lampu merah.Bagi pengguna mobil atau motorsport yang menggunakan kopling bisa menetralkan gigi jika menemui jalan yang landai.Tetapi hal ini sebaiknya hanya dilakukan jika lalu lintasnya tidak padat dan kondisi rem dalam keadaan yang baik.

Baik pengguna motor maupun mobil sebaiknya selalu melakukan pemeriksaan dan menservis secara rutin kendaraan Anda agar selalu dalam keadaan yang prima.Karena mesin yang selalu terawat dan suaranya langsam akan lebih hemat BBM dan jika digas akan terasa ringan.Dan sebaliknya mesin yang kurang terawat dan suaranya pincang akan akan memboroskan BBM karena jika digas juga terasa berat.
readmore »»  

Cara Membuka Ban dari Pelek dan Memasangnya Kembali

Kita pasti sering mengalami ban sepeda motor yang sedang kita pakai tiba-tiba bocor dan tentunya harus ditambal atau diganti dengan ban baru.Biasanya kita menyerahkan sepenuhnya tugas ini ke tukang tambal ban,akan tetapi jika memang terpaksa,tidak ada salahnya kita coba untuk mengerjakannya sendiri.

Untuk cara membuka ban luar/ban dalam dari bagian pelek lakukan prosedur berikut ini:

1.Bukalah tutup pentilnya,bagian dalam pentil(katup)dan mur penguat pentil pada bagian pelek.
2.Tekan-tekan bagian beadnya di sekeliling ban tersebut,agar ban luar tidak menempel atau rapat pada bagian pelek(rim)
3.Tidak jauh dari kedudukan pentil,selipkan alat pengungkit ban luar atau sendok ban diantara bead dan pelek,kemudian congkel ban luar tersebut dengan mengarahkan sendok ban ke arah jari-jari dan tahan sendok bannya.
4.Tangan kita yang satu menahan sendok ban pertama dan tangan lainnya menyelipkan sendok ban kedua ini dan jangan terlalu jauh dari posisi sendok ban pertama.
5.Lakukan hal yang sama pada sekeliling bead,sampai bagian bead yang atas terbebas dari bagian pelek.Setelah pekerjaan ini selesai maka keluarkan ban dalamnya.
6.Untuk melepaskan bead yang bawah maka lakukan hal yang sama seperti diatas.

Lalu untuk cara memasang ban luar/ban dalam kembali ke pelek lakukan prosedur sebagai berikut:

1.Pasang ban dalamnya pada bagian luar dan pastikan bahwa posisinya pas.
2.Tempatkan ban luar termasuk ban dalamnya diatas pelek,perhatikan bagian pentilnya harus dekat dan lurus dengan lubang kedudukan pentil pada pelek.
3.Arahkan bead yang bawah ke bagian tengah pelek ,kemudian masukkan pentilnya ke dalam lubang kedudukan pentil pada pelek.
4.Masukkan semua bead yang bawah ke arah bagian tengah pelek dengan jalan ditekan atau dengan bantuan sendok ban.
5.Untuk memasukkan bead yang atas lakukan hal yang sama seperti memasukkan bead yang bawah.Perhatikan ban tersebut bila bead yang atas telah masuk kurang lebih setengah lingkaran ban,selebihnya cukup ditekan dengan tangan sampai bead yang tersisa tinggal sedikit lagi.
6.Sisa bead yang sedikit bisa dimasukkan dengan sendok ban,lalu periksa kembali ban dalamnya dengan jalan menekankan bagian pentil.Pastikan bahwa ban dalam tersebut terutama di dekat pentilnya tidak terjepit oleh bead.Lengkapi pentilnya dengan mur penguat dan kencangkan katup anginnya.
7.Setelah semua pekerjaan diatas selesai,baru ban tersebut diisi angin dan tekanan udaranya disesuaikan denganinstruksi pabrik pembuat ban yang bersangkutan.
8.Periksa sekali lagi apakah kedudukan ban yang telah diisi angin tersebut lurus atau tidak kedudukannya dengan peleknya.
readmore »»  

Tips Membeli Mobil Baru maupun Mobil Bekas

Ketika kita berniat membeli mobil baik baru maupun bekas merupakan saat yang membimbangkan bagi kita.Hal ini dapat dimaklumi karena untuk membeli mobil bukanlah suatu perkara yang kecil mengingat uang yang dikeluarkan juga tidak sedikit.Jangan sampai tabungan yang susah payah dikumpulkan,ternyata dibelanjakan untuk mobil yang kemudian kurang memuaskan.

Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan ketika seseorang hendak membeli mobil.Namun satu hal penting dan tdak boleh dilupakan adalah jangan terkecoh hanya karena melihat tampilan luar dan jangan terlalu termakan oleh iklan kendaraan yang hendak dibeli.Faktor penting lainnya adalah dengan mengumpulkan informasi dan data sebanyak mungkin mengenai beberapa merk kendaraan yang diminati.Hal ini dimaksudkan untuk memperkaya pengetahuan kita mengenai kendaraan yang akan kita beli.Informasi dan data bisa diperoleh dari iklan,leaflet,brosur atau dari dealer terdekat.

Selain mencari informasi dan data,perlu juga mencari tahu dari teman dekat,kenalan atau orang-orang yang pernah menggunakan jenis kendaraan itu.Biasanya komentar orang-orang yang pernah menggunakan suatu produk akan lebih obyektif dan mendekati kebenarannya dan tentunya jangan hanya mengandalkan komentar dari satu atau dua orang saja.

Faktor merk dalam memilih kendaraan erat kaitannya dengan siapa produsennya.Reputasi produsen dalam bidang otomotif dan penerimaan masyarakat luas di berbagai belahan dunia terhadap produknya ikut menjadi bahan pertimbangan.Faktor kualitas ikut menentukan harga kendaraan,idealnya harga yang harus kita bayarkan harus sesuai dengan kualitas kendaraan yang kita dapatkan.

Banyak orang yang beranggapan bahwa kepemilikan mobil sebagai ukuran kesuksesan,sehingga mobilpun semakin jadi rebutan,padahal sampai saat ini harga mobil relatif masih mahal.Pada kenyataannya tidak semua orang bisa membeli mobil impiannnya dengan cara tunai,sehingga kredit mobilpun menjadi laris manis.Tapi terkadang kredit mobilpun tidak bisa memuaskan semua orang.Bunga yang terlalu tinggi membuat jumlah yang dibayarkan bisa dua kali lipat harga tunai mobil tersebut.Akhirnya sebagian orang ada yang cenderung memilih mobil bekas,selain lebih murah jika sedang beruntung kita bisa mendapatkan mobil yang sebenarnya masih bisa dikategorikan baru.Tetapi membeli mobil bekaspun tak luput dari resiko yang tidak kecil.Bila tidak pintar-pintar dan jeli,bisa-bisa kita hanya mendapatkan mobil yang sebenarnya tinggal besi tua.

Dalam membeli mobil bekas kita harus lebih teliti dan hati-hati,jangan sampai terkecoh.Walaupun dari luar kondisi fisik kelihatannya masih bagus belum tentu mesinnya juga masih prima.Begitu juga sebaliknya walaupun kondisi mesin masih prima tetapi terkadang keadaan bodinya sudah kurang nyaman dipandang mata.Banyak pertanyaan muncul dalam benak kita ketika akan membeli mobil bekas.Sebenarnya mana yang harus diperhatikan terlebih dahulu antara mesin mobil dengan bodi mobil.Ada yang bilang  membeli mobil bekas khususnya sedan alangkah baiknya jika memperhatikan kondisi bodi mobil lebih dulu.Bila bodinya bagus biasanya kondisi lainnya juga masih bagus,karena biasanya jika orang merawat bodi mobil dengan rajin dan bersih berarti bagian lainnyapun akan ikut terawat.

Jika Anda tidak paham seluk beluk tentang permobilan,lebih aman bila Anda membeli mobil bekas di show room.Harganya umumnya memang lebih mahal,tapi biasanya pengelola show room sudah selektif dengan mobil yang mereka pajang dan tentunya tetap lebih baik daripada Anda dibohongi makelar.Sebelum berangkat ke shoew room ,cobalah tanya dulu teman-teman yang cukup mengerti tentang permobilan dan harga pasaran mobil sesuai tahun keluarannya.Lebih bagus jika Anda pergi ke show room ditemani orang yang paham permobilan dan tentunya yang bisa dipercaya.

Bila Anda telah menemukan mobil bekas yang diminati jangan terburu-buru melakukan transaksi.Anda wajib melakukan beberapa pengujian teknis terhadap mobil pilihan tersebut.Tentu saja dalam hal ini memerlukan sedikit pemahaman kita soal mesin.
readmore »»  

Cara Membersihkan Bagian Dalam Mobil

Jika bagian dalam mobil Anda begitu kotor tentu rasanya tidak enak untuk mengendarai mobil tersebut.Apalagi jika Anda sedang membawa relasi,teman atau bahkan pacar Anda.Oleh sebab itulah supaya tidak terjadi hal seperti itu maka Anda harus rajin membersihkan mobil tersebut.Namun jika Anda tidak ingin repot maka Anda bisa memanfaatkan jasa salon mobil untuk membersihkannya.

Sebenarnya pekerjaan membersihkan bagian dalam mobil tidak terlalu sulit seperti yang Anda perkirakan,asalkan peralatannya lengkap atau tersedia.Beberapa peralatan yang Anda perlukan hanyalah sikat,obat pembersih,lap kanebo dan vacuum wet dry.Semua peralatan-peralatan itu harus Anda persiapkan sebelu melakukan pekerjaan tersebut

Setelah semua peralatannya disiapkan,hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memarkir mobil Anda di tempat yang teduh misalnya garasi.Lepas jok mobil Anda dengan hati-hati,sedangkan untuk plafon,console box dan dashboard tidak perlu dilepas.Disamping itu karpet mobil juga perlu dilepas hingga dek bawahnya terlihat.Lalu keluarkan interior mobil Anda.

Setelah interior mobil Anda dikeluarkan,sebaiknya disedot terlebih dahulu dengan vacuum cleaner untuk membersihkan debu,pasir dan kotoran-kotoran lain.Sikatlah plafon serta jok depan dan belakang menggunakan busa dari hasil campuran  air dan obat pembersih.Setelah selesai disikat,buru-buru dilap dengan lap kanebo lalu disedot dengan vacuum wet dry.

Untuk bagian interior yang menggunakan bahan plastik,sebaiknya disikat dengan cairan pembersih.Setelah itu bisa dilap sampai kering lalu dilapisi dengan cairan pelindung agar awet dan bersih.Sedangkan untuk karpet mobil cara membersihkannya hampir sama denan cara membersihkan plafon atau jok.

Sesudah dibersihkan,plafon dan jok mobil sebaiknya dikeringkan dengan cara diangin-anginkan agar tidak lembab.Setelah semuanya kering maka jok mobil Anda bisa segera dipasang kembali.Demikian juga dengan karpet dan bagian lainnya,bisa segera dipasang kembali.Nah,selesai sudah pekerjaan membersihkan bagian dalam mobil Anda.Sekarang bagian dalam mobil Anda berubah menjadi bersih,nyaman dan harum.
readmore »»  

Service dan Perawatan Umum untuk Mobil

Agar kondisi mobil tetap prima,servis mesin setiap 20.000 KM umumnya dilakukan untuk perwatan.Jika mesin mobil terlalu lama tidak diservis biasanya mesin terasa kurang enak dan kurang bertenaga saat dikendarai.Servis berkala biasanya sering disebut engine adjusment,apa saja yang perlu dilakukan untuk merawat mobil secara rutin diantaranya adalah sebagai berikut:

1.Pekerjaan membersihkan  dan menyetel ulang bagian-bagian tertentu  misalnya saringan bensin.Saringan bensin perlu dibersihkan dari kotoran agar mesin tidak tersendat-sendat.Setelah itu lepaskan saringan bensin,lalu tiup dan ketukkan berulangkali sampai bersih.

2.Saringan udara juga perlu dibersihkan karena saringan udara yang kotor akan mempengaruhi besarnya udara yang diperlukan untuk proses pembakaran bensin.Lebih penting lagi,jauhkan saringan udara dari debu dan lakukan penyetelan ulang sekrup pengatur campuran udara yang terletak di karburator.

3.Tutup distributor juga perlu dibersihkan,bersihkan bagian tutup distributor pada titik pembagi  ke busi-busi yang mengalami pengapuran.Jika ada bagian yang retak,gantilah tutup distributor denan yang baru.

4.Periksalah kondisi busi apakah masih berfungsi dengan baik atau sudah rusakBusi yang rusak akan menyebabkan mesin tidak bisa bekerja dengan normal sehingga mesin menjadi pincang.

5.Platina adalah elemen yang sangat penting pada sistem pengapian.Platina yang berubah jarak celahnya menjadi lebih kecl karena pengapuran akan membuat pengapian menjadi lebih dini.Demikian juga sebaliknya jika celahnya terlalu besar akan membuat pengapian terlalu cepat.Celah platina yang benar adalah 45mm.

6.Perhatikan juga pengaturan oktan selektor,jika ada kesalahan hal ini akan membuat waktu pengapian tidak tepat.Untuk membuat pengapian yang tepat ,perhatikan pada pemilih oktan yang terdapat tiga garis.Putarlah sampai di garis tengah,kendorkan baut pengancing distributor lalu hidupkan mesin.Sambil memutar distributor,perhatikan timming flight yang menunjukan derajat pengapian sesuai dengan pully crank shaft.
readmore »»