Cara mempersiapkan Mobil untuk Mudik

 Jika kita mau menggunakan mobil untuk menempuh jarak yang cukup jauh misalnya mudik ke kampung halaman maka mobil harus dalam kondisi yang prima.Mobil harus dipersiapkan jauh-jauh hari atau paling tidak beberapa hari sebelum melakukan perjalanan,hal ini dimaksudkan agar masih tersedia waktu untuk menyempurnakan apabila perbaikan sebelumnya belum memuaskan maka perbaikan bisa dikerjakan ulang di bengkel.Pada umumnya ada tiga komponen penting pada mobil yang memerlukan perhatian khusus,bila ketiga komponen ini prima perjalanan kita tentu akan menyenangkan.

Ketiga komponen tersebut yaitu:
  • Komponen mesin dan perlengkapannya seperti saluran bensin,pompa dan karburator,serta mesin itu sendiri
  • Komponen roda termasuk ban,rem,transmisi dan differensial
  • Komponen kelistrikan yang terdiri atas penerangan ,pengisian aki,sistem start mesin sampai tali kipas
Untuk bagian mesin kita dapat meminta bengkel agar mesin di tune up,pekerjaan tune up terdiri atas berbagai macam pekerjaan antara lain sebagai berikut:

1.Sistem pendinginan mobil
Pemeriksaan sistem pendinginan mobil dapat dimulai dengan melihat tinggi permukaan air di tangki cadangan.Bila selama seminggu air cadangan hanya berkurang 30-50%,hal ini menandakan sistem pendinginan tidak mengalami kebocoran.Penguapan lewat tangki cadangan membuat air berkurang,namun bila setiap dua hari sekali kita harus menambah air maka perlu diadakan penyelidikan lebih lanjut karena ada kemungkinan habisnya air disebabkan oleh kebocoran pipa-pipa yang ditandai dengan menetesnya air saat parkir.

2.Tutup radiator

Banyak orang yang kurang paham tentang fungsi tutup radiator,seringkali bagian ini dianggap sekedar menutup saja.Pada tutup radiator ada per katup yang berfungsi untuk melepas uap air yang lewat selang lalu didinginkan dalam tangki cadangan.Dengan cara kerja ini uap air bisa kembali menjadi air setelah mobil berhenti kemudian dingin,dan air didalam tangki cadangan akan tersedot kembali ke radiator dan ruang mesin.

Untuk mengetahui bahwa tutup radiator masih bagus atau tidak maka lakukan pemeriksaan lebih lanjut.Saat kondisi mesin dingin lepaskanlah tutup radiator.Pada bagian tengah tutup radiator terdapat ring bulat berdiameter sekitar 2cm.Pada bagian ini cobalah direnggangkan dan perhatikan apakah karetnya masih utuh dan pernya tidak patah.Jika pada bagian ini tidak beres maka maka sebaiknya ganti tutup radiator dengan yang baru.

Selain memeriksa tutup radiator kualitas air juga perlu diperhatikan.Bila air sudah berwarna kuning sebaiknya diganti dengan air yang baru.Pada mobil yang kurang terawat bisa jadi kualitas airnya berminyak,apalagi pada bagian tutup radiator seperti ada gemuk.Untuk kejadian ini,kita perlu lebih teliti dan membawa mobil ke bengkel.

Untuk menghubungkan radiator dengan mesin digunakan slang karet.Slang karet ini elastis yang menyebabkan ia dapat mekar di bagian tengah akibat panas dan tekanan air.Kalau slang sudah membesar sampai 30%,segeralah mengganti slang baru agar terhindar dari pecahnya slang saat perjalanan.Pecahnya slang di tengah perjalanan tentu akan merepotkan dan menunda perjalanan.

3.Filter Udara

Pekerjaan tune up juga meliputi pemeriksaan filter-filter.Filter udara yang bersih bisa menghemat bahan bakar dan mesin menjadi nyaman.Oli dan filter oli juga harus diganti kalau sudah tiba waktunya untuk diganti.

4.Pemeriksaan mesin secara menyeluruh.
Pemeriksaan ini mencakup platina dan busi yang dilakukan oleh para teknisi guna memastikan performa mesin.Bila tahap ini sudah selesai dan ternyata hasilnya belum memuaskan kemungkinan ada penyebab yang lain.Tali busi yang putus bagian dalamnya atau tutup busi yang retak juga bisa menyebabkan mesin mobil pincang.

Sedangkan pada mobil tua yang sudah menempuh jarak lebih dari 150.000 km,bisa jadi kompresinya sudah lemah.Gejala ini bisa dilihat dari borosnya penggunaan oli,ditandai dengan penambahan oli sekitar 1 liter setiap 1000 km.Bila ini terjadi lebih baik keberangkatan untuk perjalanan jarak jauh ditunda dulu.

5.Roda dan perlengkapannya.
Bagian yang tidak kalah penting untuk diperiksa adalah roda dan perlengkapannya.Pertama-tama yang perlu diperiksa adalah kondisi ban,ban yang sudah gundul amat membahayakan perjalanan kita.Apalagi pada kecepatan tinggi sistem pengereman juga tidak akan berfungsi sempurna,dant sering terjadi kecelakaan yang berakibat fatal karena ban depan yang pecah.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah besarnya tekanan angin ban.Banyak pengemudi punya kebiasaan buruk ,tekanan ban yang sudah sesuai pedoman dari pabrik ban justeru diturunkan dengan alasan agar mobil lebih empuk.Pendapat yang mengatakan apabila tekanan ban tetap tinggi saat digunakan maka ban akan menjadi panas dan volume angin akan bertambah sehingga membuat ban menjadi mudah pecah adalah pandangan yang salah.

Justeru ban dengan tekanan yang tidak cukuplah yang akan mengakibatkan permukaan ban berlipat-lipat,mudah pecah dan kembangnyapun cepat habis tergerus jalan.Ban yang dijalalkan dengan kecepatan tinggi di jalan beraspal yang panas ditambah dengan panas akibat tekukan inilah yang biasanyamenyebabkan ban pecah.

6.Sistem pengereman
Ada dua jenis kerusakan pada rem yaitu macet dan bocor.Kalau bocor indikasinya adalah reservoir minyak rem habis atau berkurang disusul rembesan minyak rem disisi ban bagian dalam.Bila rem macet dapat diketahui dengan menghentikan mobil pada kemiringan tertentu,bisa juga ditandai dengan kondisi pelek ban yang terlalu panas.Bila mobil tidak mau meluncur atau pelek ban panasnya berlebihan berarti suatu pertanda sistem pengereman macet.Jangan menunda perbaikan rem karena bagian ini amat penting demi keselamatan dan segeralah perbaiki di bengkel.

7.Sistem kelistrikan
Bagian yang tidak kalah penting adalah sistem kelistrikan,pastikan bahwa semua lampu penerangan bekerja dengan baik siapkan pula sekring cadangan.Klakson juga perlu mendapat perhatian mungkin sudah waktunya diganti jangan sampai ditengah perjalanan klakson ngadat.

Kelistrikan mobil tidak bisa lepas dari dinamo yang mencatu listrik untuk kepentingan mobil termasuk mengisi kembali aki setelah digunakan untuk start.Di dalam dinamo ada dua kolboster.Bagian ini bisa habis setelah menempuh jarak 80.000-100.000 km.Bila habis pengisian arus aki menjadi terhenti dan lampu indikator CHG(charge) pada dasbor akan menyala Jangan lupa melepaskan kepala aki,bersihkan bagian itu dengan air panas,keringkan dengan lap dan kencangkan kembali.

Hal yang berkaitan dengan dinamo adalah tali kipas.Bila tali kipas putus maka dinamo tidak berputar,dengan demikian mesin panas,pompa air tidak bekerja dan pengisian listrik ke aki akan terhenti.Karena itu pemeriksaan tali kipas sangat penting.Bila pada bagian dalam tali kipas sudah tampak pecah-pecah dan sisi luarnya berbulu segeralah ganti dengan yang baru.