Kenapa Mesin Mobil Jadi Berisik atau Bising

Suara mesin mobil yang tidak wajar yang terjadi pada mesin mobil biasanya adalah terdengarnya suara seperti ketukan.Jika suara ketukan ini masih terdengar teratur penyebabnya biasanya adalah pada sistem klep atau katup.Dalam keadaan putaran mesin lambat suara ketukan ini tidak tidak terdengar dengan jelas,namun pada saat putaran mesin dipercepat  maka bunyi ketukan tersebut menjadi terdengar keras dan jelas.

Suara berisik pada mesin mobil bisa juga disebabkan karena celah katup yang disetel terlalu longgar.Jika setelannya terlalu longgar dantidak sesuai dengan setelan spesifikasi pabriknya,hal inilah yang bisa menimbulkan suara berisik pada mesin dan efeknya masa kerja katup hisap dan katup buang jadi kurang efektif.Akan tetapi sebaliknya jika celah katup disetel terlalu kecil maka katup-katup tersebut cenderung dalam keadaan terangkat dan mengakibatkan kemampuan mesin menjadi menurun karena masa kerja katup hisap dan katup buang tidak sempurna dan kompresi mesin menjadi kurang baik.

Suara berisik pada mesin mobil bisa juga berasal dari komponen atau bagian lain yang mengalami aus atau kerusakan.Contohnya,pada saat mobil dihidupkan terdengar suara bising seperti ketukan logam  yang beradu.Jika pedal gas diinjak dan ditahan beberapa saat  suara berisik itu menghilang.Terkadang bunyi berisik terdengar saat  mobil diparkir terlalu lama atau pada pagi hari ketika mobil sedang dipanaskan.Suara berisik itu berasal dari rantai mesin atau timing chain yang telah aus atau rusak.

Suara berisik atau bising lainnya yang sering terdengar dari mesin  adalah suara berderit atau mencuit.Biasanya suara ini berasal dari tali kipas yang sudah terlalu kendor,bisa juga berasal dari kompresor AC.Untuk suara atau bunyi mencuit yang berasal dari AC.Jika bunyi mencuitnya lebih keras ketika AC hidup,hal ini disebabkan karena bantalan kompresor atau seal poros kompresor yang sudah aus.Tapi jika AC dimatikan dan pada saat itu bunyi mencuit lebih keras berarti disebabkan oleh bantalan puli yang sudah aus.

Suara atau bunyi yang tidak normal lainnya adalah suara gemeretak yang cuma terdengar satu kali pada saat mesin digeber atau digas penuh biasanya disebabkan karena ujung baling-baling kipas pendingin menyentuh bagian radiator atau pelindung kipas.Ini biasanya terjadi pada mobil yang memiliki sistem penggerak roda belakang.Ini terjadi karena dudukan mesin yang kendor atau karetnya retak sehingga mengakibatkan mesin bergerak ke depan secara mendadak  pada saat pedal gas diinjak.
readmore »»  

Cara Kerja Mesin Dua Langkah

Langkah pertama adalah torak bergerak dari TMB ke TMA.Pada saat torak naik ke atas,maka lubang pemasukan bahan bakar terbuka dan terisaplah bahan bakar dari karburator menuju ruangan pada bak engkol di bagian bawah torak.Pada saat itu pula lubang pembilasan dan lubang pembuangan tertutup oleh torak.Lalu torak turun kebawah akibatnya terjadi kompresi di dalam bak engkol,maka bahan bakar yang ada didalamnya ditekan ke atas menuju lubang pembilasan.

Torak terus turun ke TMB dan kurang lebih 10% dari langkah torak sebelum menjangkau TMB,lubang pembilasannya mulai terbuka hingga ke TMB.Bahan bakar yang terkompresi di dalam bak engkol naik ke atas melalui transfer port dan mengisi lubang silinder di bagian atas torak.Kemudian torak naik lagi menuju TMA dan kurang lebih 10% dari langkah torak setelah TMB lubang pembilasan tertutup oleh torak,Pada saat 20% dari langkah torak setelah TMB saat itu pula lubang pembuangan tertutup oleh torak.Dengan tertutupnya kedua lubang tersebut maka dimulailah langkah kompresi bahan bakar.

Sementara itu di bagian bawah torak lubang pemasukan bahan bakar mulai terbuka dan terhisaplah bahan bakar baru dari karburator menuju ruangan bak engkol.Setelah melakukan langkah kompresi maka bahan bakar mengalami proses pembakaran yang disusul dengan kembalinya torak ke bagian bawah dalam rangka langkah usaha atau langkah kerja.

Setelah kurang lebih 80% dari langkah torak setelah melalui TMA,lubang pembuangan mulai terbuka dan terjadilah proses pembuangan gas sisa pembakaran hingga ke titik TMB,lalu kurang lebih 90% dari langkah torak setelah TMA  maka lubang pembilasan(transfer) terbuka dan pada saat itu pula masuklah bahan bakar baru ke dalam lubang silinder di bagian atas torak sembari mendorong gas sisa pembakaran keluar dari lubang tersebut.Proses pembuangan dan pemasukan bahan bakar ke dalam lubang silinder secara bersamaan ini disebut pembilasan.Sementara itu pada saat yang bersamaan lubang masuknya tertutup oleh torak.

Jadi kesimpulannya adalah bahwa siklus kerja mesin motor dua langkah ini hanya dengan satu kali poros engkol berputar dapat menghasilkan satu tenaga.Jadi bedanya dengan mesin empat langkah adalah jika mesin empat langkah untuk melakukan satu kerja dibutuhkan satu langkah penuh sedangkan untuk mesin dua langkah hanya dengan satu kali langkah torak dapat menghasilkan dua kerja.
readmore »»  

Cara Kerja Mesin Empat Langkah

Langkah yang pertama adalah pengisapan bahan bakar dari karburator menuju lubang silinder,setelah langkah ini torak bergerak dari TMA(titik mati atas) menuju TMB(titik mati bawah)dan pada saat yang bersamaan katup masuknya akan terbuka,sementara katup buangnya menutup rapat.Pada langkah ini masuklah kabut bahan bakar melalui lubang masuk diteruskan ke katup masuk dan akhirnya sampai ke dalam silinder.Setelah proses pengisapan bahan bakar selesai dan posisi toraknya  berada dibawah,pada saat itulah katup masuknya menutup sehingga terperangkaplah kabut bahan bakar tersebut di dalam silinder.

Lalu langkah yang kedua adalah langkah kompresi bahan bakar yaitu torak bergerak dari TMB ke TMA.Pada tahap ini kedua katupnya dalam keadaan menutup rapat sehingga dihasilkan kompresi mesin yang baik.Kuat atau lemahnya tenaga yang dihasilkan suatu mesin berbanding lurus dengan baik atau buruknya hasil kompresi,serta kuantitas kabut bahan bakar yang dihisap pada langkah pertama.Pada saat sebelum toraknya mencapai TMA di akhir langkah kompresi ,busi memercikkan apinya dan terbakarlah kabut bahan bakar sehingga terbentuklah gas panas yang bertekanan tinggi.

Langkah selanjutnya disebut langkah usaha atau langkah kerja,pada saat ini torak bergerak dari TMA menuju TMB.Pada langkah inilah dihasilkan tenaga yang berguna untuk menjalankan kendaraan,sementara langkah lainnya justeru membutuhkan tenaga.Pada tahap ini kedua katup masih dalam keadaan tertutup rapat dan sesaat sebelum torak sampai ke TMB katup buangnya mulai terbuka.

Yang terakhir adalah langkah buang,pada saat ini torak kembali bergerak dari TMB menuju TMA dan katup buangnya terbuka sedangkan katup masuknya menutup rapat.Gerakan torak pada saat ini berfungsi untuk mendorong gas sisa pembakaran dibuang menuju knalpot.Setelah berakhirnya langkah buang ini tahap berikutnya adalah kembali ke langkah pertama hingga ke langkah buang ini lagi secara berulang-ulang.
readmore »»