Untuk mobil-mobil keluaran terbaru umumnya menggunakan mesin yang ringan sehingga tugas motor starter pun tidak terlalu berat sehingga menjadi awet alhasil umur motor starter jadi panjang karena dalam sehari hanya beberapa kali dipakai untuk menghidupkan mesin.Akan tetapi mengingat tugas utama motor starter adalah penentu hidup tidaknya mesin kendaraan dengan mengubah listrik menjadi energi,tentunya komponen ini juga memiliki batasan umur dan bisa mengalami kerusakan.
Agar motor starter awet yang perlu diperhatikan yaitu jangan sekali-kali mencoba memutar kunci kontak lagi ketika mesin dalam keadaan hidup atau sudah hidup.Ketika mesin mobil sudah hidup roda gila berputar untuk menggerakkan poros engkol.Pada saat berputar itu,maka tidak mungkin gigi pinion starter masuk kembali ke gigi roda gila.Bila hal ini sering dilakukan maka bisa menyebabkan gigi pinion starter akan hancur.
Motor starter yang digunakan berulang-ulang dapat mengakibatkan keausan pada beberapa komponen yang terdapat dalam motor starter.Komponen-komponen tersebut antara lain:
- Cool booster(sering disebut arang),bila aus segera diganti
- Bagian motor starter yang terbuat dari tembaga dan ujungnya bersentuhan langsung dengan roda gila,bila aus segera diganti
- Gigi pinion starter,pada saat kunci kontak dihubungkan,yang didalamnya dilengkapi seperti kopling ini akan maju ke depan untuk menggerakkan roda gila.Gigi ini lama kelamaan juga bisa mengalami kerusakan apalagi jika sering memutar kunci kontak ketika mesin mobil sedang hidup
- Switch starter yang terdapat di kepala motor starter.Mengingat arus listrik yang mengalir ke motor melalui switch itu begitu besar maka tembaga yang ada didalamnya juga bisa aus
- Timah penyambung antara cool booster dan rotor meleleh akibat panas yang terlalu tinggi.Hal ini bisa diakibatkan oleh aki yang lemah,sementara usaha memutar kunci kontak tetap dipaksa terus menerus sehingga lama kelamaan akan menimbulan panas yang tinggi pada pertemuan cool booster dengan rotor
Untuk beberapa jenis kendaraan ,terkadang agak sulit untuk melepaskan motor starter karena terhalang oleh exhaust manifold.Ini bisa diatasi dengan membuka penutup bagian bawah mesin terlebih dahulu baru kemudian kabel-kabel motor starter dilepaskan.Dengan demikian pelepasan dan juga pemasangannya kembali motor harus dilakukan dari kolong kendaraan dengan menggunakan kunci sok.
Setelah pemasangan kembali motor starter selesai,periksa kembali apakah motor starter bisa berfungsi dengan baik dengan cara menghidupkan mesin.Pastikan mesin berputar saat kunci kontak diputar ke posisi start.Disamping itu pada pada saat mesin berputar dan juga pada saat kunci kontak dilepas dari motor starter perhatikan apakah ada suara yang tidak normal yang keluar dari motor starter.
