Cara Mengatasi Bau Apek dalam Mobil

Jika mobil Anda bau apek tentunya bisa mengganngu kenyamanan Anda ketika berada di dalam mobil.Bau kurang enak tersebut biasanya berasal dari balik karpet mobil akibat tergenang air.Genangan air yang menyebar ke dalam kabin yang didominasi karpet dan busa  tersebut tidak bisa lagi menghindari resapannya.Terlebih jika pada bagian dek terdapat lobang yang disebabkan karena tutup karet lepas.

Namun sebenarnya air dan karpet yang telah menyatu dan mengeluarkan bau apek dan kurang sedap tersebut bukanlah suatu masalah yang tidak bisa diatasi.Bagian paling rendah yang bisa terendam banjir adalah dasar kabin mobil.Pada bagian inilah bau apek menyebar ke seluruh ruang di dalam mobil.Alhasil nafaspun jadi terasa sesak karena bau sialan ini.

Untuk mengatasi hal ini maka karpet harus dilepas dengan terlebih dahulu melepas jok mobil.Gunakanlah kunci ring pas untuk melepas baut-bautnya.Kemudian lepas seluruh karpet dari lantai mobil,jangan lupa peredam juga harus diganti.Setelah berhasil dilepas langsung saja karpet disemprot dengan air bersih dan disikat tapi jangan menyikat karpet terlalu keras karena bisa menimbulkan kerusakan.Pakailah deterjen atau shampo mobil yang banyak beredar di pasaran.

Setelah digosok dengan deterjen atau shampo kemudian bilaslah dengan air bersih.Ulangi langkah tersebut hingga beberapa kali agar bau yang tidak sedap itu segera sirna.Akan lebih bagus lagi jika Anda menggunakan penyemprot air bertekanan tinggi sehingga kotoran yang menempael bisa lebih cepat dibersihkan.

Cara mrneringkannya cukup dijemur di bawah panas matahari,Namun untuk mempercepat pengeringan tidak ada salahnya jika Anda menggunakan vacuum cleaner yang bisa digunakan untuk menghisap air.Sambari menunggu karpet kering,Anda bisa melakukan membersihkan jok mobil.

Berbagai macam jok yang berbeda-beda tentunya memerlukan penanganan yang berbeda pula.Untuk jok yang masih standar pabrik cukup dibersihkan seperti halnya dengan membersihkan karpet.Namun untuk jok yang sudah dibungkus dengan pembungkus jok tentunya harus melepas pembungkusnya terlebih dahulu.Setelah berhasil dilepas lalu direndam dalam air shampo dan disikat perlahan-lahan baik sisi luar maupun bagian dalamnya.
readmore »»  

Cara Mengetahui Penyebab Mesin Tidak Mau Hidup

Jika suatu hari mesin sepeda motor kita tidak mau hidup,maka langkah pertama yang harus kita periksa adalah sistem pengapian dan sistem penyaluran bahan bakar.Akan tetapi bila kedua sistem tersebut berada dalam kondisi yang baik,maka kerusakan yang terjadi adalah akibat kondisi mesinnya itu sendiri.

Tindakan awal yang harus kita lakukan adalah memeriksa apakah kompresi mesin tersebut baik atau buruk dengan cara kita buka businya,kemudian pada lubang busi tersebut masukkan alat pengukur kompresi yang biasa disebut kompresi tester.

Alat ini banyak dijual di toko-toko yang menjual kunci-kunci dan alat-alat montir lainnya,dan harganya tidak terlalu mahal.Sedangkan cara menggunakannya adalah sebagai berikut:

Masukkan ujung kompresi tester ke dalam lubang busi,kemudian putar handel gas agar throttle valve pada karburator naik.Langkah berikutnya adalah menendang kick starter agar mesin dapat berputar.Dengan berputarnya mesin berarti akan terjadi kompresi pada lubang silinder maka tekanan kompresi ini akan menekan katup pada alat kompresi tester sehingga hasil kompresi mesin akan terperangkap di dalam kompresi tester.

Alhasil,tekanan kompresi ini akan mendorong jarum penunjuk pada kompresi tester.Tekanan kompresi yang baik untuk mesin empat langkah sekitar 800 sampai dengan 1200 Kpa,sedangkan untuk mesin dua langkah  adalah sekitar 700 samapi dengan 1100 Kpa.

Jika tekanan kompresi mesin sekitar 600 Kpa,mesin masih bisa hidup akan tetapi kendaraan menjadi tidak bertenaga dan pemakaian bahan bakar menjadi boros.Untuk mengetes bagian mana yang rusak ,maka masukkan sedikit oli pelumas melaluai lubang busi dan biarkan oli tersebut menyebar  diatas cincin kompresi pertama.Oli pelumas ini akan berfungsi sebagai sekat pada cincin torak.Setelah oli pelumasnya merata maka lakukan sekali lagi pengetesan dengan alat kompresi tester dan lihat hasilnya,apakah tekanan kompresi terlihat naik atau tidak pada alat ukur tersebut.

Pada mesin empat langkah,jika hasil pengetesan kedua ini kompresinya naik sedikit,maka kemungkinan besar yang rusak adalah bagian katup atau bisa juga bagian cincin toraknya.Untuk lebih meyakinkan maka bagian silinder ini harus dibongkar,jadi jika mesin tidak mau hidup,berarti kompresi mesin kurang.Sedangkan untuk penyebab berkurangnya kompresi antara lain karena bagian lubang silinder yang sudah aus,toraknya rusak,cincin toraknya patah atau gapnya sudah terlalu besar dan cincinnya telah lemah,katup-katup bocor atau macet,penyetelan celah bebas katup yang salah,packing kepala silindernya telah rusak.

Kemudian jika Anda tidak memiliki alat kompresi tester maka ada cara lain lagi untuk mengetes apakah kompresi mesin baik atau buruk.Dengan cara kedua ini walaupun Anda tidak memiliki alat kompresi tester,Anda tetap dapat menganalisa kompresi tersebut akan tetapi syaratnya Anda harus sering melatih panca indra peraba.Cara melakukannya adalah sebagai berikut:

Setelah busi kita buka maka masukkan jari tangan kita kedalam tempat kedudukan busi tersebut,kemudian kick starter kita tendang dan terasalah hasil kompresi mesin tersebut pada jari Anda.
readmore »»  

Kenapa Mesin Mobil Menjadi Pincang

Untuk menciptakan tenaga mesin yang maksimal diperlukan pembakaran yang sempurna dari setiap silinder.Jika salah satu silinder pembakaran kurang sempurna,maka akan berakibat timbulnya getaran yang besar pada mesin.Hal ini biasa disebut dengan istilah mesin pincang.

Pembakaran yang kurang sempurna bisa disebabkan karena tekanan kompresi salah satu silinder rendah,atau diantara silindernya tekanan kompresinya tidak sama.Penyimpangan tekanan kompresi ini disebabkan ada beberapa komponen yang kurang berfungsi sebagaimana mestinya.Biasanya hal itu disebabkan adanya gangguan atau kerusakan pada katup dan dudukan katupnya,piston dan ring piston,silinder,kepala silinder,poros cam(camshaft),dan mekanisme katup.

Sering terjadi katup tidak mempunyai celah sama sekali,sehingga menyebabkan kebocoran dan terjadilah percampuran antara bahan bakar yang masuk dengan sisa pembakaran yang akan keluar.Ini terjadi karena katup dan dudukannya(valve dan valve seal) tidak cocok lagi.Hal ini juga sangat berpengaruh terhadap tekanan kompresi  yang terjadi pada mesin.Apalagi bila terdapat ketidaksesuaian antara katup dan dudukannya,baik kedudukan maupun kerjanya.Hal itu akan menimbulkan tekanan kompresi tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Ketidaksesuaian ini dapat berupa:

1.Celah katup tidak sama


Celah katup masuk yang tidak sama mengakibatkan pemasukan gas atau bahan bakar dengan udara kedalam silinder pada saat langkah hisap tidak sama besarnya.Ini akan menyebabkan tekanan kompresi yang tidak sama pula.Selanjutnya diikuti dengan tekanan pembakaranyang tidak sama,sehingga menyebabkan mesin bergetar atau pincang.Gejala ini akan terlihat pada saat langkah kompresi maupun langkah usaha.

Celah katup buang yang tidak sama akan menyebabkan pembuangan gas antara silinder menjadi tidak rata.Bila celah terlalu besar  maka akan menyebabkan adanya tahanan gas saat langkah buang.Sebab asap buang terbuka saat torak berada pada TMB(titik mati bawah) atau saat bergerak ke TMA(titik mati atas)

Selain itu gas bekas yang masih bertekanan ini akan menghambat proses pembilasan.Ini artinya pemasukan gas saat langkah hisap  menjadi berkurang dan tekanan kompresi atau pembakaran juga akan berkurang.Karena ini terjadi hanya pada satu silinder saja maka gejala mesin pincang segera terlihat.Gejala mesin pincang ini juga akan timbul bila celah katup buang pada salah satu silindernya tidak sama,dan selanjutnya akan menyebabkan kebocoran gas pada saat langkah kompresi dan langkah kerja.

2.Bibir katup dan dudukan katup terbakar

Bila daun katup atau bagian permukaan katup bersinggungan dengan dudukan katup,atau dudukan katup terbakar maka sebagian bibir katup  tidak akan menutup rapat pada dudukannya.Bila hal ini terjadi pada salah satu silinder saja maka akan menyebabkan timbulnya gejala mesin pincang juga.

3.Pegas katup lemah

Pegas katup yanng lemah akan berakibat mudahnya bibir katup kemasukkan kotoran dan akan terjadi kebocoran.Kotoran ini biasanya adalah arang karbon sisa pembakaran.Bila ini terjadi pada satu silinder saja maka gejala mesin pincang akan segera timbul.
readmore »»