Cara Merawat Starter Mobil Hidup dengan Mudah

Untuk menghidupkan mobil terdapat satu komponen yang memegang peranan penting yaitu motor starter.Komponen ini berfungsi untuk memutar mesin sampai hidup.Salah satu ujungnya berhubungan dengan kepala aki positif(+) dan ujung yang lainnya berhubungan dengan roda gila(fly wheel).Tugas motor starter adalah menghasilkan tenaga untuk memutar poros engkol atau bisa dikatakan bahwa motor starter berfungsi untuk mengubah energi listrik menjadi sebuah putaran,yaitu memutar roda gila(fly Wheel) melalui gigi pinion motor starter.Sedangkan energi listrik yang besar yang mengalir dari baterai ke motor starter itu sangat dibantu oleh selenoid switch yang diatur oleh kunci kontak.

Untuk mobil-mobil keluaran terbaru umumnya menggunakan mesin yang ringan sehingga tugas motor starter pun tidak terlalu berat sehingga menjadi awet alhasil umur motor starter jadi panjang karena dalam sehari hanya beberapa kali dipakai untuk menghidupkan mesin.Akan tetapi mengingat tugas utama motor starter adalah penentu hidup tidaknya mesin kendaraan dengan mengubah listrik menjadi energi,tentunya komponen ini juga memiliki batasan umur dan bisa mengalami kerusakan.

Agar motor starter awet yang perlu diperhatikan yaitu jangan sekali-kali mencoba memutar kunci kontak lagi ketika mesin dalam keadaan hidup atau sudah hidup.Ketika mesin mobil sudah hidup roda gila berputar untuk menggerakkan poros engkol.Pada saat berputar itu,maka tidak mungkin gigi pinion starter masuk kembali ke gigi roda gila.Bila hal ini sering dilakukan maka bisa menyebabkan gigi pinion starter akan hancur.

Motor starter yang digunakan berulang-ulang dapat mengakibatkan keausan pada beberapa komponen yang terdapat dalam motor starter.Komponen-komponen tersebut antara lain:
  • Cool booster(sering disebut arang),bila aus segera diganti
  • Bagian motor starter yang terbuat dari tembaga dan ujungnya bersentuhan langsung dengan roda gila,bila aus segera diganti
  • Gigi pinion starter,pada saat kunci kontak dihubungkan,yang didalamnya dilengkapi seperti kopling ini akan maju ke depan untuk menggerakkan roda gila.Gigi ini lama kelamaan juga bisa mengalami kerusakan apalagi jika sering memutar kunci kontak ketika mesin mobil sedang hidup
  • Switch starter yang terdapat di kepala motor starter.Mengingat arus listrik yang mengalir ke motor melalui switch itu begitu besar maka tembaga yang ada didalamnya juga bisa aus
  • Timah penyambung antara cool booster dan rotor meleleh akibat panas yang terlalu tinggi.Hal ini bisa diakibatkan oleh aki yang lemah,sementara usaha memutar kunci kontak tetap dipaksa terus menerus sehingga lama kelamaan akan menimbulan panas yang tinggi pada pertemuan cool booster dengan rotor
Apabila terjadi kerusakan pada komponen-komponen motor starter,untuk memperbaikinya bisa dilakukan sendiri karena tidak terlalu rumit.Untuk melepaskan motor starter,diawali dengan melepas kabel negatif dari baterai.Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hubungan pendek saat kita bekerja.Setelah itu lepaskan kabel kabel dari motor starter didahului dengan melepaskan kabel pada terminal 30 yang terdapat di kepala motor starter,baru kemudian melepaskan kabel penghubung ke terminal 50 dari kepala motor starter.Berhati-hatilah saat melepaskan kabel ini karena bisa putus.Setelah kabel-kabel tersebut berhasil dilepaskan lalu kendorkan baut pengikat kemudian motor starter dikeluarkan.

Untuk beberapa jenis kendaraan ,terkadang agak sulit untuk melepaskan motor starter karena terhalang oleh exhaust manifold.Ini bisa diatasi dengan membuka penutup bagian bawah mesin terlebih dahulu baru kemudian kabel-kabel motor starter dilepaskan.Dengan demikian pelepasan dan juga pemasangannya kembali motor harus dilakukan dari kolong kendaraan dengan menggunakan kunci sok.

Setelah pemasangan kembali motor starter selesai,periksa kembali apakah motor starter bisa berfungsi dengan baik dengan cara menghidupkan mesin.Pastikan mesin berputar saat kunci kontak diputar ke posisi start.Disamping itu pada pada saat mesin berputar dan juga pada saat kunci kontak dilepas dari motor starter perhatikan apakah ada suara yang tidak normal yang keluar dari motor starter.
readmore »»  

Cara Memilih Suku Cadang Kendaraan Anda

Jika suatu saat kendaraan kita baik kendaraan roda empat maupun roda 2 mengalami kerusakan dan ada bagian yang sudah rusak atu sudah aus,berarti bagian tersebut harus segera diganti dengan yang baru.Bagian kendaraan yang harus diganti tersebut biasa disebut dengan istilah suku cadang atau sparepart.Suku cadang kendaran tersebut bisa kita beli di bengkel resminya maupun di toko-toko yang menyediakan sparepart kendaraan .

Terkadang karena kesibukan atau alasan lainnya kebanyakan pemilik kendaraan membeli suku cadang di sembarang tempat atau menyerahkan sepenuhnya kepada bengkel untuk membeli suku cadang tersebut.Suku cadang yang kita beli bisa saja berlabel asli atau Genuine namun setelah digunakan beberapa bulan baru terbukti jika ternyata barang tersebut imitasi.

Untuk lebih meminimalisir hal tersebut caranya simpel saja.Belilah suku cadang dari bengkel resmi dari merk kendaraan yang Anda miliki.Karena,bengkel resmi memang didirikan untuk memberikan layanan purna jual termasuk menyediakan suku cadang yang asli dan sesuai untuk kendaraan Anda.

Memang tidak semua bengkel tidak resmi menyediakan suku cadang palsu.Tapi terkadang barang yang ditawarkan atau dissediakan bermcam-macam.Disamping menyediakan barang asli tapi juga ada barang KW atau imitasi.Jadi jika Anda tidak yakin atau tidak paham tentang suku cadang,sebaiknya Anda cari amannya saja dengan cara membelinya atau menyerahkan penanganannya ke bengkel resmi.
readmore »»  

Cara Mencuci Mobil yang Benar

Tidak semua orang paham tentang cara mencuci mobil secara benar.Pekerjaan mencuci mobil memerlukan teknik tersendiri yang intinya adalah tidak asal cuci dan asal gosok.Jika pekerjaan mencuci mobil dilakukan dengan asal-asalan tentunya akan berdampak kurang baik terhadap bodi mobil Anda.

Langkah pertama untuk melakukan pencucian mobil secara benar yaitu lakukan pencucian di tempat yang rata,jangan lupa siapkan ember.Usahakan aliran air cukup deras,jika air kurang deras bisa dibantu dengan adaptor selang turbo yang bisa dibeli di supermarket.

Jika mobil baru saja dipaki,tunggu sampai kap mesin menjadi dingin.Tujuannya untuk mencegah timbulnya bercak atau noda pada kap mesin kendaraan Anda.Cucilah bagian atas kendaraan terlebih dahulu baru kemudian bisa dilanjutkan pada bagian bawahnya.

Semprotlah seluruh bodi kendaraan Anda untuk mengusir debu dan pasir yang menempel,agar tidak menimbulkan goresan dan lecet pada bodi mobil.Bersihkan kendaraan dengan air yang telah dicampur  dengan shampo mobil.Selain itu Anda juga bisa menggunakan deterjen cuci piring dengan perbandingan 1:2 yaitu 1 ember air dan 2 sendok makan deterjen.

Bilaslah kendaraan dengan air lalu keringkan dengan plasmois(kanebo).Sebaiknya gunakanlah plasmois yang asli dan berkualitas karena plasmois palsu yang kurang berkulaitas bisa merusak cat mobil Anda.Jangan mencuci mobil pada malam hari karena air akan lama kering dan dapat merusak cat mobil Anda.
readmore »»  

Cara Menggunakan Transmisi Otomatis pada Mobil

Konon kabarnya di Indonesia,para pengguna mobil bertransmisi otomatis kebanyakan hanya menggunakan tuas 'D' atau 'Drive' saja,baik untuk jalan menanjak,jalan menurun ataupun jalan mendatar atau lurus.Sebenarnya ada beberapa pilihan tuas dengan manfaat atau kegunaan yang berbeda yang juga bisa digunakan yaitu:

1.Tuas 'P' atau 'Park' yang dipakai saat memarkir kendaraan dan digunakan bersama rem tangan.

2.Tuas 'R' atau 'Reserve' yang digunakan untuk memundurkan kendaraan dan hanya boleh digunakan pada saat kendaraan benar-benar dalam keadaan berhenti dengan mesin menyala.

3.Tuas 'N' atau 'Neutral' yang memiliki fungsi sama seperti keadaan netral pada transmisi manual.

4.Tuas '3' berfungsi untuk memindahkan gigi persneling secara otomatis hanya pada tiga gigi pertama.Gunakan posisi ini untuk perjalanan di dalam kota atau di jalanan yang berliku(pilihan tuas ini ada di beberapa merk mobil).

5.Tuas '2' berfunngsi untuk memindahkan gigi persneling secara otomatis hanya pada dua gigi pertama.Gunakan posisi ini di saat mengemudikan kendaraan di daerah pegunungan  yang biasanya menanjak.Ketika kendaraan melalui jalanan yang menanjak atau naik,dibutuhkan tenaga mesin yang optimal dan tuas pada posisi ini  akan berfungsi sebagai engine brake di saat jalanan menurun.

6.Tuas 'L' atau 'LOW' berfungsi sama dengan tuas posisi '2',namun persneling hanya berada di gigi '1'.Tuas ini digunakan saat Anda sangat membutuhkan torsi yang besar,misalnya saat melewati tanjakan yang curam.Pada sejumlah mobil tuas ini diberi kode '1'.

Selain itu,jangan ragu untuk menggunakan fasilitas 'OVER DRIVE" yang bisa digunakan pada saat tuas berada di posisi 'D' dan tombol O/D berada di tongkat persneling.Fasilitas ini dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan juga kenyamanan berkendara pada saat kecepatan tinggi.

Jangan lupa untuk menginjak pedal rem saat menghidupkan mesin mobil.Pastikan tuas pada posisi 'P' atau 'N'.Beberapa mobiltidak akan mau dihidupkan mesinnya apabila tuas tidak pada posisi 'P' atau 'N'.Jangan menggunakan posisi 'N'di saat melewati jalanan yang menurun,tahan saja dengan posisi '2' atau 'L'/'1'.Gunakan posisi 'P' di saat kendaraan benar-benar berhenti atau parkir.
readmore »»  

Cara mempersiapkan Mobil untuk Mudik

 Jika kita mau menggunakan mobil untuk menempuh jarak yang cukup jauh misalnya mudik ke kampung halaman maka mobil harus dalam kondisi yang prima.Mobil harus dipersiapkan jauh-jauh hari atau paling tidak beberapa hari sebelum melakukan perjalanan,hal ini dimaksudkan agar masih tersedia waktu untuk menyempurnakan apabila perbaikan sebelumnya belum memuaskan maka perbaikan bisa dikerjakan ulang di bengkel.Pada umumnya ada tiga komponen penting pada mobil yang memerlukan perhatian khusus,bila ketiga komponen ini prima perjalanan kita tentu akan menyenangkan.

Ketiga komponen tersebut yaitu:
  • Komponen mesin dan perlengkapannya seperti saluran bensin,pompa dan karburator,serta mesin itu sendiri
  • Komponen roda termasuk ban,rem,transmisi dan differensial
  • Komponen kelistrikan yang terdiri atas penerangan ,pengisian aki,sistem start mesin sampai tali kipas
Untuk bagian mesin kita dapat meminta bengkel agar mesin di tune up,pekerjaan tune up terdiri atas berbagai macam pekerjaan antara lain sebagai berikut:

1.Sistem pendinginan mobil
Pemeriksaan sistem pendinginan mobil dapat dimulai dengan melihat tinggi permukaan air di tangki cadangan.Bila selama seminggu air cadangan hanya berkurang 30-50%,hal ini menandakan sistem pendinginan tidak mengalami kebocoran.Penguapan lewat tangki cadangan membuat air berkurang,namun bila setiap dua hari sekali kita harus menambah air maka perlu diadakan penyelidikan lebih lanjut karena ada kemungkinan habisnya air disebabkan oleh kebocoran pipa-pipa yang ditandai dengan menetesnya air saat parkir.

2.Tutup radiator

Banyak orang yang kurang paham tentang fungsi tutup radiator,seringkali bagian ini dianggap sekedar menutup saja.Pada tutup radiator ada per katup yang berfungsi untuk melepas uap air yang lewat selang lalu didinginkan dalam tangki cadangan.Dengan cara kerja ini uap air bisa kembali menjadi air setelah mobil berhenti kemudian dingin,dan air didalam tangki cadangan akan tersedot kembali ke radiator dan ruang mesin.

Untuk mengetahui bahwa tutup radiator masih bagus atau tidak maka lakukan pemeriksaan lebih lanjut.Saat kondisi mesin dingin lepaskanlah tutup radiator.Pada bagian tengah tutup radiator terdapat ring bulat berdiameter sekitar 2cm.Pada bagian ini cobalah direnggangkan dan perhatikan apakah karetnya masih utuh dan pernya tidak patah.Jika pada bagian ini tidak beres maka maka sebaiknya ganti tutup radiator dengan yang baru.

Selain memeriksa tutup radiator kualitas air juga perlu diperhatikan.Bila air sudah berwarna kuning sebaiknya diganti dengan air yang baru.Pada mobil yang kurang terawat bisa jadi kualitas airnya berminyak,apalagi pada bagian tutup radiator seperti ada gemuk.Untuk kejadian ini,kita perlu lebih teliti dan membawa mobil ke bengkel.

Untuk menghubungkan radiator dengan mesin digunakan slang karet.Slang karet ini elastis yang menyebabkan ia dapat mekar di bagian tengah akibat panas dan tekanan air.Kalau slang sudah membesar sampai 30%,segeralah mengganti slang baru agar terhindar dari pecahnya slang saat perjalanan.Pecahnya slang di tengah perjalanan tentu akan merepotkan dan menunda perjalanan.

3.Filter Udara

Pekerjaan tune up juga meliputi pemeriksaan filter-filter.Filter udara yang bersih bisa menghemat bahan bakar dan mesin menjadi nyaman.Oli dan filter oli juga harus diganti kalau sudah tiba waktunya untuk diganti.

4.Pemeriksaan mesin secara menyeluruh.
Pemeriksaan ini mencakup platina dan busi yang dilakukan oleh para teknisi guna memastikan performa mesin.Bila tahap ini sudah selesai dan ternyata hasilnya belum memuaskan kemungkinan ada penyebab yang lain.Tali busi yang putus bagian dalamnya atau tutup busi yang retak juga bisa menyebabkan mesin mobil pincang.

Sedangkan pada mobil tua yang sudah menempuh jarak lebih dari 150.000 km,bisa jadi kompresinya sudah lemah.Gejala ini bisa dilihat dari borosnya penggunaan oli,ditandai dengan penambahan oli sekitar 1 liter setiap 1000 km.Bila ini terjadi lebih baik keberangkatan untuk perjalanan jarak jauh ditunda dulu.

5.Roda dan perlengkapannya.
Bagian yang tidak kalah penting untuk diperiksa adalah roda dan perlengkapannya.Pertama-tama yang perlu diperiksa adalah kondisi ban,ban yang sudah gundul amat membahayakan perjalanan kita.Apalagi pada kecepatan tinggi sistem pengereman juga tidak akan berfungsi sempurna,dant sering terjadi kecelakaan yang berakibat fatal karena ban depan yang pecah.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah besarnya tekanan angin ban.Banyak pengemudi punya kebiasaan buruk ,tekanan ban yang sudah sesuai pedoman dari pabrik ban justeru diturunkan dengan alasan agar mobil lebih empuk.Pendapat yang mengatakan apabila tekanan ban tetap tinggi saat digunakan maka ban akan menjadi panas dan volume angin akan bertambah sehingga membuat ban menjadi mudah pecah adalah pandangan yang salah.

Justeru ban dengan tekanan yang tidak cukuplah yang akan mengakibatkan permukaan ban berlipat-lipat,mudah pecah dan kembangnyapun cepat habis tergerus jalan.Ban yang dijalalkan dengan kecepatan tinggi di jalan beraspal yang panas ditambah dengan panas akibat tekukan inilah yang biasanyamenyebabkan ban pecah.

6.Sistem pengereman
Ada dua jenis kerusakan pada rem yaitu macet dan bocor.Kalau bocor indikasinya adalah reservoir minyak rem habis atau berkurang disusul rembesan minyak rem disisi ban bagian dalam.Bila rem macet dapat diketahui dengan menghentikan mobil pada kemiringan tertentu,bisa juga ditandai dengan kondisi pelek ban yang terlalu panas.Bila mobil tidak mau meluncur atau pelek ban panasnya berlebihan berarti suatu pertanda sistem pengereman macet.Jangan menunda perbaikan rem karena bagian ini amat penting demi keselamatan dan segeralah perbaiki di bengkel.

7.Sistem kelistrikan
Bagian yang tidak kalah penting adalah sistem kelistrikan,pastikan bahwa semua lampu penerangan bekerja dengan baik siapkan pula sekring cadangan.Klakson juga perlu mendapat perhatian mungkin sudah waktunya diganti jangan sampai ditengah perjalanan klakson ngadat.

Kelistrikan mobil tidak bisa lepas dari dinamo yang mencatu listrik untuk kepentingan mobil termasuk mengisi kembali aki setelah digunakan untuk start.Di dalam dinamo ada dua kolboster.Bagian ini bisa habis setelah menempuh jarak 80.000-100.000 km.Bila habis pengisian arus aki menjadi terhenti dan lampu indikator CHG(charge) pada dasbor akan menyala Jangan lupa melepaskan kepala aki,bersihkan bagian itu dengan air panas,keringkan dengan lap dan kencangkan kembali.

Hal yang berkaitan dengan dinamo adalah tali kipas.Bila tali kipas putus maka dinamo tidak berputar,dengan demikian mesin panas,pompa air tidak bekerja dan pengisian listrik ke aki akan terhenti.Karena itu pemeriksaan tali kipas sangat penting.Bila pada bagian dalam tali kipas sudah tampak pecah-pecah dan sisi luarnya berbulu segeralah ganti dengan yang baru.
readmore »»  

Cara Memilih Oli yang Baik dan Benar

Sampai saat ini ada tiga macam oli pelumas yang diproduksi dan beredar di pasaran antara lain oli mineral,oli synthetic,dan oli yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan atau hewan(castor oil),dan pabrik-pabrik kendaraan rata-rata menganjurkan untuk memakai oli mineral saja yang telah distandarisasi oleh SAE dan API.Oli yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan banyak digunakan pada motor-motor balap beberapa tahun yang lalu karena kualitasnya lebih baik daripada oli mineral.Sedangkan oli sintetis banyak digunakan pada pesawat-pesawat terbang dan jarang ada dipasaran,disamping harganya yang relatif masih mahal jenis oli ini juga belum  populer.

Oli memiliki kekentalan(viscosity) yang berbeda-beda dan masing-masing diberi nomor standart oleh SAE,seperti contohnya SAE 20,30,40 dan 50.Ini artinya bahwa oli tersebut memiliki batas kekuatan dimana kekentalannya akan pecah (hilang daya lumasnya) pada temperatur 99 derajat Celcius.Sedangkan oli dengan nomor standar SAE 5 W,10 W,dan 20 W artinya bahwa kekentalan oli tersebut akan pecah pada suhu 18 derajat Celcius.Semakin kecil nomor standarnya maka semakin cair olinya.

Oli pelumas multigrade memiliki indeks viscosity yang tinggi,sebagai contohnya SAE 20 W/50 atau SAE 10 W/30.Keunggulan oli multigrade adalah mesin dapat dengan mudah untuk dihidupkan pada cuaca dan temperatur yang dingin misalnya musim dingin di Eropa.Oli tersebut akan menjadi cair sewaktu mesinnya dingin akan tetapi tetap memiliki kualitas pelumasan yang baik pada temperatur yang tinggi.

Jenis oli dapat juga dikelompokan sesuai dengan mesin kendaraan yang menggunakannya supaya mendapatkan hasil yang baik antara lain:
  • Oli jenis ML,oli ini tidak mengandung bahan-bahan tambahan(additives) dan biasanya digunakan pada mesin-mesin bensin dengan kerja yang ringan
  • Oli jenis MLM,oli ini mengandung additive yang dapat mencegah karat pada mesin biasanya digunakan pada mesin-mesin bensin dengan kerja yang sedang
  • Oli jenis MS digunakan pada mesin-mesin bensin yang kerjanya cukup berat
  • Oli jenis DG,oli ini mengandung zat anti karat dan juga mengandung detergent guna mencegah pembentukan karbon/arang pada ruang bakar atau bagian mesin lainnya.Oli ini bisa digunakan pada mesin diesel maupun mesin bensin
  • Oli jenis DM,Ini adalah oli yang bermutu tinggi karena jenis oli ini  mengandung bermacam-macam zat tambahan sehingga mutunya sangat baik dan harganyapun cukup mahal.Jenis oli ini khusus digunakan untuk mesin diesel dan mesin-mesin yang bekerja berat.Oli ini mengandung zat yang terdapat pada jenis DG tapi ditambah dengan pour poit depresant yang dapat membuat oli ini tahan akan temperatur yang tinggi
Selain standar-standar oli yang dikeluarkan oleh SAE ada juga standar yang dikeluarkan oleh API  ditandai dengan kode SA,SB,SC,SD,SE dan SF.Kemudian untuk mesin diesel ditandai dengan kode CA,CB,CC dan CD.Oli yang dilengkapi dengan standart API misalnya SE,SF atau SD mengandung zat-zat tambahan yang lengkap seperti mengandung zat penetralisir belerang,zat anti pelumpuran,zat anti busan dan sebagainya,serta oli tersebut dibuat dari oli mineral murni.
readmore »»  

Cara Menghindari Kecelakaan Motor Karena Jalan Berlubang

Pasti Anda sering mendengar banyak pengendara motor yang mengalami kecelakaan apalagi jika musim mudik telah tiba.Salah satu faktor penyebab terjadinya kcelakaan motor di jal raya adalah karena di jalanan tersebut banyak lubangnya.Anda pasti pernah mendengar berita ada pengendara motor yang meninggal  gara-gara motornya terjerembab lubang dijalanan dan pengendaranya terpental dan meninggal seketika itu juga.

Lubang-lubag di jalanan itu sangat berbahaya bagi para pengendara motor dan jika tidak hati-hati bisa menghilangkan nyawa kita.Oleh karena itu sebaiknya kita lebih berhati-hati jika melewati jalanan yang banyak lubang tersebut baik pada waktu siang hari apalagi malam hari tentunya harus ekstra hati-hati,karena jika tidak maka sebenarnya bahaya telah mengintai kita lewat lubang-lubang di jalanan itu.

Bagi Anda yang memiliki kebiasaan melajukan motor diatas kecepatan 80 kilometer/jam,sebaiknya dikurangi kecepatannya agar bisa mengantisipasi dan menghindari lubang-lubang tersebut dengan leluasa.Dengan melajukan motor tidak terlalu kencang hal-hal yang membahayakan bisa lebih diantisipasi dan diminimalkan.

Jika terpaksa lubang tidak bisa dihindari sebaiknya langsung ambil posisi berdiri bisa seperti crosser yang sedang bertanding.Hal ini cukup efektif untuk mengurangi atau meredam guncangan.Jangan menghentikan laju motor dengan rem mendadak atau rem mati,hal ini bisa menyebabkan motor terbalik atau terjungkal.Lakukan pengereman sedikit demi sedikit sambil melepas gas lalu oper ke posisi gigi yang lebih rendah.Usahakan untuk tetap jalan lurus sambil berdiri dan jangan mencoba belok mendadak karena bisa menyebabkan keseimbangan menjadi tidak bisa terkontrol atau hilang kendali.

Jika berkendara pada malam hari sebaiknya menggunakan lampu terang saja danjika hanya memiliki lampu biasa sebaiknya diganti dengan lampu standar.Sebaiknya dicek juga apakah lampu jauh dan dekat berfungsi dengan baik dan mampu menyorot jalan secara maksimal.Jika sorotnya agak miring sebaiknya disetel lagi agar lurus ke depan.Lampu belakang dan rem sebaiknya dipastikan menyala dan berfungsi.hal ini sangat penting agar supaya pengendara di belakang bisa melihat jika kita sedang melakukan pengereman.

Untuk Anda yang suka melajukan motornya dengan kecepatan tinggi sebaiknya dicek terlebih dahulu kondisi seal sokbreker jangan sampai ada kebocoran.Jika seal bocor bisa menyebabkan redaman kejutnya menjadi berkuarang bahkan tidak berfungsi sama sekali.Jika ternyata peredam kejutnya rusak atau telah aus sebaiknya di lem biru atau dilempar beli yang baru.
readmore »»