Lebih Memahami Ban Kendaraan Anda

Jika dalam dalam waktu dekat ini Anda sekeluarga  Akan bepergian jauh dengan menggunakan kendaraan pribadi,jangan lupa untuk mengecek kondisi tekanan angin ban.Masalah yang satu ini sering dianggap sepele,bahkan seringkali diabaikan,padahal berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui seputar ban.

Ban yang kempes menyebabkan dinding ban tertekuk sedemikian rupa,sehingga meningkatkan panas dalam ban yang bisa berakhir dengan pecahnya ban.Disamping itu,ban yang sering digunakan dalam kondisi kempes akan lebih cepat aus,serta mengurangi kemampuan kontrol dan daya angkut  dan juga meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Banyak terjadi kasus kecelakaan yang sebenarnya dapat dihindari,jika saja pengemudi rajin mengecek kondisi ban.Masalahnya,mengetahui kondisi tekanan angin bantidak bisa dilakukan hanya secara visual,terlebih pada ban modern.Menyusupnya angin keluar dari ban,pada kenyataannya berlangsung demi sedikit sehingga tidak disadari oleh pengemudi.

Semua ban,sesuai pernyataan para produsen utama ban mobil,tidak ada yang seratus persen mampu menahan udara tetap dalam ban.Setiap ban kehilangan rata-rata 7 Psi(Pounds per square inch) pertahun.Angka tersebut sesuai dengan pengujian yang dilakukan Consumer Report.yang menguji 108 ban dari 36 merkm18 model yang diisi angin dengan tekanan tertentu,setelah sebelumnya telah dipastikan bahwa ban tidak dalam keadaan bocor.Seluruh ban disimpan dalam ruangan yang sama,dalam suhu kamar(sekitar 27 derajat celcius).Dengan alat ukur tekanan angin ban sang sangat presisisi ,tekanan masing-masing ban dicatat tiap bulan.

Alhasil,setelah enam bulan berlalu tidak satu pun ban yang tekanan anginnya sama dengan kondisi awal dan semuanya berkurang.Rata-rata tekanan yang hilang adalah 4.4 Psi, dengan rentang minimal dari 3 Psi dan maksimal hingga 8 Psi .Yang menarik,tidak adanya korelasi antara harga atau performa ban dengan hilangnya tekanan angin ban.Kesimpulannya,berkuarngnya tekanan angin ban disebabkan  karena udara menerobos keluar selain dari lubang-lubang sangat kecil di seputar velg dan pentil,juga menyusup melalui dinding ban.

Untuk mengetahui tekanan angin dalam ban kendaraan Anda dengan baik,belilah alat pengukur tekanan ban yang bagus.Ukurlah tekanan masing-masing ban secara berkala setiap bulan.Pertahankan tekanan angin ban sesuai dengan rekomendasi pabrik pembuat mobil.Terkadang pengguna salah kaprah,menggunakan patokan tekanan angin ban maksimal seperti yang tertera di dinding ban.Jnagan lupa,tekanan angin ban bervariasi sesuai dengan suhu udara,biasanya terjadi perubahan 1-2 Psi setiap perubahan suhu 10 derajat.Jadi,jika Anda lupa kapan terakhir mengecek tekanan angin ban,sebaiknya segera dicek lagi.